Membina Keluarga dengan Islam
Oleh : Danang Prayoga
Kajian Online, Jum’at 12 Januari 2007
Pukul 10.00- 11.00
Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah. segala puji hanya kepada Allah, Tuhan semesta alam.
yang maha pengasih, yang kasihnya tak pernah pilih kasih.
serta maha penyayang yang sayangnya tak pernah terbilang.
Sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad Saw,
termasuk umatnnya yang mendapat syafaatnya kelak.amin.
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At-Tahrim, 66:6)
semoga kita semua disini bisa sama-sama saling belajar
karena saya juga masih dalam tahap belajar untuk membina sebuah keluarga sakinah mawaddwah warahmah
siapakah yang tidak ingin keluarganya seperti itu?
tentunya hal itulah yang kita impikan saat mengucapkan mitsaqan ghaliza dulu
buat yang belom walimah, moga disegerakan yakh? (amiiin)
Dengan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah, tentunya kita dapat menghasilkan keturunan yang shalih dan shailah. kita akan menemukan kehangatan, kasih sayang, kebahagiaan dan ketenangan yang akan dirasakan seluruh anggota keluarga, juga masyarakat sekitar kita.
pertanyaannya sekarang adalah : bagaimana menciptakan keluarga sakinah mawaddah warahmah?
mungkin ini yang harus sama-sama kita pelajari lebih mendalam
berikut saya rangkumkan beberapa tips-tips praktis, agar nilai-nilai islam bisa membentuk keluarga yang kita dambakan :
1. Membiasakan salam
salam yang dimaksud disini, misalnya salam apabila hendak masuk rumah, keluar rumah, menerima atau menelpon, membiasakan
anak untuk bersalaman dengan tamu orang tua (selama tidak berbeda jenis).
2. Membiasakan berdoa dalam setiap aktifitas
misalnya doa sehabis sholat, doa mau & selesai makan, doa masuk & keluar rumah, doa masuk & keluar wc, doa mau belajar dan doa-doa lainnya
3. Membiasakan untuk membaca qur'an bersama
bukan membaca secara koor, tapi 1 orang membaca, yang lainnya menyimak
4. Panggil memanggil dengan panggilan yang baik
seperti rasulullah yang memanggil istrinya aisyah, dengan panggilan humairah (yang
kemerah-merahan)
5. Membiasakan sholat berjamaah
Untuk laki-laki, sangat dianjurkan untuk berjamaah di masjid. tentunya kita para bapak bisa mengajak anak laki-laki kita yang agak besar untuk sholat berjamaah di masjid. Apabila anak kita masih kecil, sebiaknya tidak usah dibawa, dikhawatirkan malah mengganggu jamaah yang lain. Sedangkan para ibu, anak perempuan kita sholat berjamaah dirumah.
6. berolah raga rutin bersama keluarga
rutin mingguan, jangan rutin bulanan atau malah tahunan. Tidak perlu jauh-jauh, yang paling utama adalah kerutinan dari olahraga tersebut.
7. rihlah/tamasya bersama keluarga
dengan tamasya, hubungan antara suami, istri, anak akan semakin dekat. tidak perlu yang jauh-jauh dan mahal-mahal. ke ragunan, hanya Rp 4000/orang dewasa. kalau ke Monas, malah gratis. Sedikit tadi beberapa tips praktis. tidak perlu banyak-banyak. yang penting adalah realisasinya
Seperti kata Aa Gym : 3M! Mulai dari yang kecil, mulai dari sendiri, mulai sekarang juga!
Karena biasanya, tahap yang paling sulit adalah realisasinya. klo untuk membuat rencana, bisa selesai dalam waktu 15 menit. realisasinya? ini nikh tantangan buat kita semua
8. bersikap lemah lembut (romantis) kepada suami/istri
"Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya" (HR. Abu Sa'id)
Sedikit saja dari saya. semoga bermanfaat bagi saya khususnya dan rekan-rekannya pada umumnya.
mohon maaf atas segala kesalahan. billahit taufiq walhidayah.
apabila masih ada yg kurang,bisa disampaikan ke danang@prayoga.info
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment